Friday, May 17, 2019

pesan untuk guru


Pesanku untuk guru.........

  • Semoga guru sehat selalu,panjang umur dan di lapangkan rezekinya
  • Semoga murid murid ibu sayang dengan bu guru dan hormat
  • semoga ibu guru menjadi teladan terbaik bagi dunia pendidikan
  • Semoga ibu guru yang sudah meninggal tenang di alam sana dan berada di sisi allah swt.


Share:

Thursday, May 16, 2019

Pesan,

Untuk sahabatku yang disana.......
Salam sejahtera semoga engkau sehat selalu,panjang umur sehingga masih banyak waktu untuk bersama dan bercanda. Untuk sabat biarkan kata "saling" hadir dalam tiap hubungan,akan terlihat betapa indahnya kebersamaan itu



Khususnya sahabatku Salfa Nazmi Febriansyah



Dan khususnya lagi Moch Rifan Agustian



Dibawah ini hanya sekedar video untuk teman......



Share:

Saturday, December 15, 2018

KEINDAHAN AMSTERDAM 2

Tidak jauh dari Amsterdam, kamu bisa menemukan jejak kehidupan warga Belanda tempo dulu. 
Zaanse Schans, sebuah desa tradisional tempat para pekerja dimasa lalu yang sejarahnya masih dapat ditelusuri meski abad ke-19 telah berlalu dan ini adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana kamu masih bisa melihat kincir angin tradisional yang berfungsi normal hingga saat ini.
Zaanse Schans merupakan sebuah daerah yang unik di utara Zaandam dan menjadi salah satu tempat wisata paling populer di Belanda. Kamu akan menemukan pemandangan 6 kincir angin tua di sekitaran sungai Zaan, rumah-rumah tradisional, toko-toko dan museum.
Share:

Friday, December 7, 2018

KEINDAHAN AMSTERDAM

Amsterdam, salah satu kota di Negeri Kincir Angin ini memang memiliki sensasi tersendiri bagi banyak wisatawan.
Beragam fasilitas umum yang baik, tata kota yang baik, kebudayaan yang kental hingga kuliner lezat membuat kota ini diserbu para wisatawan.
Jika Anda memiliki kesempatan mengunjungi Belanda melalui paket perjalanan travel, tentu kota ini menjadi tujuan utamanya.
Share:

Friday, November 30, 2018

Makanan khas di jawa barat

Seblak adalah makanan Indonesia, umumnya adalah makan khas dari Sunda Jawa Barat yang bercita rasa gurih dan pedas, yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan sumber protein seperti telurayamboga bahari atau olahan daging sapi, dimasak dengan bumbu tertentu.[1] Seblak adalah makanan khas Bandung, Jawa Barat. Seblak kini menjadi makanan jajanan jalanan yang digemari berbagai kalangan masyarakat terutama di daerah Jawa Barat dan Jabodetabek. Seblak disajikan di rumah makan dan warung, serta dijajakan di gerobak pedagang keliling. Makanan yang bertekstur kenyal ini memiliki rasa yang pedas dan menyegarkan, serta memiliki beberapa variasi, baik rasa maupun bahan tambahan juga kemasan.



Bahan-bahan

Bahan dasarnya adalah kerupuk udang yang disiram dengan air panas dan diberi bumbu serta sayuran. Seblak terbuat dari kerupuk yang direbus, dan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam, kencur, cabe rawit, kunyit, dan penyedap rasa.

Asal usul

Namun beberapa sumber menyebutkan seblak berasal dari daerah Sumpiuh, Jawa Tengah, karena seblak sangat mirip dengan makanan rakyat kecil dari Sumpiuh yaitu Kerupuk Godog yang sudah populer sejak tahun 1940an, sementara seblak baru populer sekitar tahun 2000an. Seblak juga sudah ada di Daerah Cianjur bagian selatan sejak dari jaman sebelum kemerdekaan, makanan ini adalah makanan alternatif kaum masyarakat ekonomi lemah sebagai pengganti jajanan.

Jenis seblak

  • Seblak kering (walaupun agak jarang ditemukan), adalak kerupuk pedas mirip dengan basreng
  • Seblak basah: seblak makaroni, seblak ceker ayam, seblak mie basah, seblak tulang, seblak baso , seblak basreng ( baso goreng ) , seblak batagor , seblak aci , seblak kwetiaw , seblak siomay , seblak snack, seblak kikil, seblak siomay, dll.
Share:

Tahun baru di Saudi arabia

 Kerajaan Arab Saudi atau Kingdom of Saudi Arabia (KSA),[b] adalah sebuah negara Arab di Asia Barat yang mencakup hampir keseluruhan wilayah Semenanjung Arabia. Dengan luas wilayah kira-kira 2150000 km2 (830000 sq mi), Arab Saudi secara geografis merupakan negara terbesar ke lima di Asia dan kedua terbesar di Dunia Arab setelah Aljazair. Arab Saudi berbatasan langsung dengan Yordania dan Irak ke utara, Kuwait ke timur laut, QatarBahrain, dan Uni Emirat Arab ke timur, Oman ke tenggara, dan Yaman ke selatan. Negara ini terpisah dengan Israel dan Mesir oleh Teluk Aqaba. Negara ini adalah satu-satunya negara yang memiliki dua pesisir penting, yakni Laut Merah dan Teluk Persia, dan sebagian besar wilayah Arab Saudi merupakan gurun pasir.
Wilayah Arab Saudi kini merupakan bekas dari empat wilayah distrik: HejazNajd, dan bagian dari Arabia Timur (Al-Ahsa) dan Arabia Selatan ('Asir).[2] Kerajaan Arab Saudi didirikan pada 1932 oleh Ibnu Saud. Dia mempersatukan empat wilayah kedalam sebuah negara tunggal menjadi sebuah rangkaian penaklukan yang dimulai pada 1902 dengan ibu kotanya di Riyadh, rumah asal keluarganya, Wangsa Saud. Arab Saudi adalah negara monarki absolut, dengan petunjuk syari'ah Islam.[3][4]Arab Saudi juga kadangkala di sebut dengan "Tanah Dua Masjid Suci" yang merujuk kepada Masjidil Haram (di Mekkah), dan Masjid Nabawi (di Madinah), dua tempat paling suci dalam agama Islam. Kerajaan memiliki total populasi sebanyak 28.7 juta, dengan 20 juta diantaranya adalah bangsa Saudi dan 8 juta lainnya merupakan warga negara asing.[5][6][7] Bahasa resmi negara ini adalah bahasa Arab.
Petroleum ditemukan di Arab Saudi pada 3 Maret 1938 dan diikuti ditemukannya ladang-ladang minyak lain di Provinsi Timur.[8][9]Arab Saudi merupakan negara pemroduksi dan pengekspor minyak terbesar di dunia, mengontrol cadangan minyak terbesar kedua di dunia, dan memiliki cadangan gas terbesar keenam di dunia.[10] Kerajaan dikategorikan oleh Bank Dunia dengan sebuah Indeks Pembangunan Manusia,[11] dan merupakan satu-satunya negara Arab yang menjadi anggota dari Ekonomi Utama G-20.[12][13][14]Negara ini seringkali mendapat kritik karena hal hak-hak perempuan dan penggunaan hukumannya.[15] Arab Saudi adalah sebuah negara monarki otokrasi,[16][17] dengan jumlah pengeluaran keuangan militer tertinggi keempat di dunia,[18][19] dan pada 2010–14, SIPRI menemukan bahwa Arab Saudi merupakan importir senjata terbesar kedua di dunia.[20] Arab Saudi dapat dipertimbangkan sebagai negara adidaya wilayah dan adidaya menengah.[21] Negara ini ditambahkan kedalam GCC, negara ini juga merupakan anggota aktif dalam Organisasi Kerjasama Islam dan OPEC.[22]
Arab Saudi terkenal sebagai negara tempat kelahiran Nabi Muhammad serta tumbuh dan berkembangnya agama Islam sehingga pada benderanya terdapat dua kalimat syahadat yang berarti "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya".
Share:

Thursday, November 29, 2018

BUDAYA JAWA BARAT

Temuan arkeologi di Anyer menunjukkan adanya budaya logam perunggu dan besi sebelum milenium pertama. Gerabah tanah liat prasejarah zaman buni (Bekasi kuna) bisa ditemukan merentang dari Anyer sampai Cirebon.[butuh rujukan]
Wilayah Jawa Barat pada abad ke-5 merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara.[butuh rujukan] Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara banyak tersebar di Jawa Barat. Ada tujuh prasasti yang ditulis dalam aksara Wengi (yang digunkan dalam masa Palawa India) dan bahasa Sansakerta yang sebagian besar menceritakan para raja Tarumanagara.[butuh rujukan]
Setelah runtuhnya kerajaan Tarumanagara, kekuasaan di bagian barat Pulau Jawa dari Ujung Kulon sampai Kali Serayu dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda[butuh rujukan]. Salah satu prasasti dari zaman Kerajaan Sunda adalah prasasti Kebon Kopi II yang berasal dari tahun 932. Kerajaan Sunda beribukota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor).[butuh rujukan]
Pada abad ke-16, Kesultanan Demak tumbuh menjadi saingan ekonomi dan politik Kerajaan Sunda. Pelabuhan Cerbon (kelak menjadi Kota Cirebon) lepas dari Kerajaan Sunda karena pengaruh Kesultanan Demak. Pelabuhan ini kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Cirebon yang memisahkan diri dari Kerajaan Sunda. Pelabuhan Banten juga lepas ke tangan Kesultanan Cirebon dan kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Banten.
Untuk menghadapi ancaman ini, Sri Baduga Maharaja, raja Sunda saat itu, meminta putranya, Surawisesa untuk membuat perjanjian pertahanan keamanan dengan orang Portugis di Malaka untuk mencegah jatuhnya pelabuhan utama, yaitu Sunda Kalapa (sekarang Jakarta) kepada Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Demak. Pada saat Surawisesa menjadi raja Sunda, dengan gelar Prabu Surawisesa Jayaperkosa, dibuatlah perjanjian pertahanan keamanan Sunda-Portugis, yang ditandai dengan Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal, ditandatangani dalam tahun 1512. Sebagai imbalannya, Portugis diberi akses untuk membangun benteng dan gudang di Sunda Kalapa serta akses untuk perdagangan di sana. Untuk merealisasikan perjanjian pertahanan keamanan tersebut, pada tahun 1522 didirikan suatu monumen batu yang disebut padrão di tepi Ci Liwung.
Meskipun perjanjian pertahanan keamanan dengan Portugis telah dibuat, pelaksanaannya tidak dapat terwujud karena pada tahun 1527 pasukan aliansi Cirebon - Demak, dibawah pimpinan Fatahilah atau Paletehan menyerang dan menaklukkan pelabuhan Sunda Kalapa. Perang antara Kerajaan Sunda dan aliansi Cirebon - Demak berlangsung lima tahun sampai akhirnya pada tahun 1531 dibuat suatu perjanjian damai antara Prabu Surawisesa dengan Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon.
Dari tahun 1567 sampai 1579, dibawah pimpinan Raja Mulya, alias Prabu Surya Kencana, Kerajaan Sunda mengalami kemunduran besar dibawah tekanan Kesultanan Banten. Setelah tahun 1576, kerajaan Sunda tidak dapat mempertahankan Pakuan Pajajaran (ibukota Kerajaan Sunda), dan akhirnya jatuh ke tangan Kesultanan Banten. Zaman pemerintahan Kesultanan Banten, wilayah Priangan (Jawa Barat bagian tenggara) jatuh ke tangan Kesultanan Mataram.
Jawa Barat sebagai pengertian administratif mulai digunakan pada tahun 1925 ketika Pemerintah Hindia Belanda membentuk Provinsi Jawa Barat. Pembentukan provinsi itu sebagai pelaksanaan Bestuurshervormingwet tahun 1922, yang membagi Hindia Belanda atas kesatuan-kesatuan daerah provinsi. Sebelum tahun 1925, digunakan istilah Soendalanden (Tatar Soenda) atau Pasoendan, sebagai istilah geografi untuk menyebut bagian Pulau Jawa di sebelah barat Sungai Cilosari dan Citanduy yang sebagian besar dihuni oleh penduduk yang menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.
Pada 17 Agustus 1945, Jawa Barat bergabung menjadi bagian dari Republik Indonesia.
Pada tanggal 27 Desember 1949 Jawa Barat menjadi Negara Pasundan yang merupakan salah satu negara bagian dari Republik Indonesia Serikat sebagai hasil kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar: Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan PBB.
Jawa Barat kembali bergabung dengan Republik Indonesia pada tahun 1950.
Share: