Thursday, November 29, 2018

BUDAYA JAWA BARAT

Temuan arkeologi di Anyer menunjukkan adanya budaya logam perunggu dan besi sebelum milenium pertama. Gerabah tanah liat prasejarah zaman buni (Bekasi kuna) bisa ditemukan merentang dari Anyer sampai Cirebon.[butuh rujukan]
Wilayah Jawa Barat pada abad ke-5 merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara.[butuh rujukan] Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara banyak tersebar di Jawa Barat. Ada tujuh prasasti yang ditulis dalam aksara Wengi (yang digunkan dalam masa Palawa India) dan bahasa Sansakerta yang sebagian besar menceritakan para raja Tarumanagara.[butuh rujukan]
Setelah runtuhnya kerajaan Tarumanagara, kekuasaan di bagian barat Pulau Jawa dari Ujung Kulon sampai Kali Serayu dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda[butuh rujukan]. Salah satu prasasti dari zaman Kerajaan Sunda adalah prasasti Kebon Kopi II yang berasal dari tahun 932. Kerajaan Sunda beribukota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor).[butuh rujukan]
Pada abad ke-16, Kesultanan Demak tumbuh menjadi saingan ekonomi dan politik Kerajaan Sunda. Pelabuhan Cerbon (kelak menjadi Kota Cirebon) lepas dari Kerajaan Sunda karena pengaruh Kesultanan Demak. Pelabuhan ini kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Cirebon yang memisahkan diri dari Kerajaan Sunda. Pelabuhan Banten juga lepas ke tangan Kesultanan Cirebon dan kemudian tumbuh menjadi Kesultanan Banten.
Untuk menghadapi ancaman ini, Sri Baduga Maharaja, raja Sunda saat itu, meminta putranya, Surawisesa untuk membuat perjanjian pertahanan keamanan dengan orang Portugis di Malaka untuk mencegah jatuhnya pelabuhan utama, yaitu Sunda Kalapa (sekarang Jakarta) kepada Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Demak. Pada saat Surawisesa menjadi raja Sunda, dengan gelar Prabu Surawisesa Jayaperkosa, dibuatlah perjanjian pertahanan keamanan Sunda-Portugis, yang ditandai dengan Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal, ditandatangani dalam tahun 1512. Sebagai imbalannya, Portugis diberi akses untuk membangun benteng dan gudang di Sunda Kalapa serta akses untuk perdagangan di sana. Untuk merealisasikan perjanjian pertahanan keamanan tersebut, pada tahun 1522 didirikan suatu monumen batu yang disebut padrão di tepi Ci Liwung.
Meskipun perjanjian pertahanan keamanan dengan Portugis telah dibuat, pelaksanaannya tidak dapat terwujud karena pada tahun 1527 pasukan aliansi Cirebon - Demak, dibawah pimpinan Fatahilah atau Paletehan menyerang dan menaklukkan pelabuhan Sunda Kalapa. Perang antara Kerajaan Sunda dan aliansi Cirebon - Demak berlangsung lima tahun sampai akhirnya pada tahun 1531 dibuat suatu perjanjian damai antara Prabu Surawisesa dengan Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon.
Dari tahun 1567 sampai 1579, dibawah pimpinan Raja Mulya, alias Prabu Surya Kencana, Kerajaan Sunda mengalami kemunduran besar dibawah tekanan Kesultanan Banten. Setelah tahun 1576, kerajaan Sunda tidak dapat mempertahankan Pakuan Pajajaran (ibukota Kerajaan Sunda), dan akhirnya jatuh ke tangan Kesultanan Banten. Zaman pemerintahan Kesultanan Banten, wilayah Priangan (Jawa Barat bagian tenggara) jatuh ke tangan Kesultanan Mataram.
Jawa Barat sebagai pengertian administratif mulai digunakan pada tahun 1925 ketika Pemerintah Hindia Belanda membentuk Provinsi Jawa Barat. Pembentukan provinsi itu sebagai pelaksanaan Bestuurshervormingwet tahun 1922, yang membagi Hindia Belanda atas kesatuan-kesatuan daerah provinsi. Sebelum tahun 1925, digunakan istilah Soendalanden (Tatar Soenda) atau Pasoendan, sebagai istilah geografi untuk menyebut bagian Pulau Jawa di sebelah barat Sungai Cilosari dan Citanduy yang sebagian besar dihuni oleh penduduk yang menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.
Pada 17 Agustus 1945, Jawa Barat bergabung menjadi bagian dari Republik Indonesia.
Pada tanggal 27 Desember 1949 Jawa Barat menjadi Negara Pasundan yang merupakan salah satu negara bagian dari Republik Indonesia Serikat sebagai hasil kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar: Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan PBB.
Jawa Barat kembali bergabung dengan Republik Indonesia pada tahun 1950.
Share:

Friday, November 23, 2018

MASJID DI OMAN

Masjid Agung Sultan Qaboos (جامع_السلطان_قابوس_الأكبر) adalah sebuah masjid yang berada di Muskat Oman. Masjid ini diresmikan oleh Sultan Qaboos pada tahun 2001 dan sempat mendapat rekor dunia sebagai masjid dengan karpet buatan tangan terbesar di dunia , kini menjadi rekor terbesar kedua dunia seiring diresmikannya Masjid Agung Sheikh Zayed di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab tahun 2007

Pembangunan Masjid Agung Sultan Qaboos[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1992 Sultan Qaboos memerintahkan pembangunan sebuah masjid agung resmi, bagi kesultanan Oman. Rancang bangun untuk masjid agung tersebut pun diselenggarakan pada tahun 1993 dan kemudian terpilihlah lokasi di Bausher bagi pembangunan masjid tersebut. Proses pembangunan dimulai pada tahun 1995. Pekerjaan pembangunannya dilaksanakan oleh Carillion Alawi LLC selama enam tahun empat bulan. Dan diresmikan oleh Sultan Qaboos pada tanggal 4 Mei 2001.
Keseluruhan proses pembangunan masjid ini menghabiskan 300 ribu ton batu pasir merah dari india. Ruang sholat utamanya berbentuk bujur sangkar berukuran 74.4 m x 74.4 m, kubah besarnya setinggi 50 meter dari permukaan lantai. Selain kubah besar di bangunan utama, masjid ini juga dlengkapi dengan sebuah menara utama setinggi 90 meter serta diapit oleh empat menara yang lebih kecil masing masing setinggi 45.5 meter menjadi fitur utama bangunan masjid ini

Kapasitas Masjid[sunting | sunting sumber]

Masjid Agung Sultan Qaboos memiliki area mencapai 416 ribu meter persegi. Dengan ukuran bangunan masjid mencapai 40 ribu meter persegi. Ruang sholat utamanya masjid ini dapat menampung 6.500 jemaah, ruang sholat khusus wanita berkapasitas 750 jemaah, are luar masjid mampu menampung hingga 8.000 jemaah ditambah lagi dengan area di pelatarang tengah dan sepanjang koridor masjid. Keseluruhan daya tampungnya mencapai 20 ribu jemaah sholat sekaligus.

Karpet Buatan Tangan dan Lampu Gantung Terbesar di Kedua Dunia[sunting | sunting sumber]

Karpet dan Chandelier (lampu gantung) menjadi fitur utama rancang bangun interior masjid Agung Sultan Qaboos. Dua hal tersebut tercatat sebagai karpet buatan tangan dan chandelier terbesar ke dua di dunia. Selembar karpet yang menutup ruang dalam masjid ini terdiri dari satu juta tujuh ratus pintalan, dengan berat keseluruhan mencapai 21 ton dan proses pembuatannya menghabiskan waktu selama empat tahun. Karpet berukuran besar ini dirajut dalam gabungan seni klasik tradisional Tabriz, Kashan dan Isfahan (Iran). Terdiri dari 28 warna dalam berbagai variasi tingkat kecerahan, sebagian besar bergambar buah buahan kering.
Dengan ukurannya yang begitu besar menjadikan karpet di masjid ini sebagai selembar karpet dengan ukuran terbesar nomor dua di dunia. Karpet rajutan tangan berukuran raksasa ini dibuat oleh Iran Carpet Company (ICC) atas permintaan dari Diwan of the Royal Court of Sultanate of Oman untuk menutup keseluruhan lantai ruang sholat utama masjid Agung Sultan Qaboos di Muskat ini. Karpet terbesar ke dua di dunia ini berukuran 70 m × 60 m, dan mampu menutup area seluas 4,343 meter persegi, semuanya hanya satu lembar karpet.
Selain karpetnya, lampu lampu gantung di masjid Agung Sultan Qaboos juga menjadi lampu gantung terbesar ke dua di dunia. Chandelier ini berukuran panjang 14 meter merupakan produksi dari pabrik Faustig di Jerman.
Share:

Friday, November 16, 2018

PAHLAWAN

Mohammad Hatta


Jump to navigationJump to search
Dr.(HC) Drs. H. Mohammad Hatta (lahir dengan nama Mohammad Athar, populer sebagai Bung Hatta; lahir di Fort de Kock(sekarang BukittinggiSumatera Barat), Hindia Belanda12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah tokoh pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Ia bersama Soekarno memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945. Ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta IHatta II, dan RIS. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.[1][2
]
Share:

pahlawan

Soekarno


Jump to navigationJump to search

 nama lahirKoesno Sosrodihardjo) (lahir di SurabayaJawa Timur6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta21 Juni 1970 pada umur 69 tahun)[note 1][note 2] adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1967.[5]:11, 81 Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.[6]:26-32 Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 
ent: initial; background-clip: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; color: #0b0080; text-decoration-line: none;" title="1945">1945
. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.[6]
Share:

Friday, November 9, 2018

MENGENANG PAHLAWAN DI HARI PAHLAWAN

Hari pahlawan

kh.ahmad dahlan

Kyai Haji Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis (lahir di Yogyakarta1 Agustus 1868 – meninggal di Yogyakarta23 Februari 1923pada umur 54 tahun) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ia adalah putra keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga K.H. Abu Bakar. KH Abu Bakar adalah seorang ulama dan khatib terkemuka di Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta pada masa itu, dan ibu dari K.H. Ahmad Dahlan adalah puteri dari H. Ibrahim yang juga menjabat penghulu Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat pada masa itu.

Share:

Saturday, October 27, 2018

Friday, October 19, 2018

SEJARAH SEPAK BOLA

Sepak bola (bahasa InggrisFootball atau Soccer) adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.[1][2][3][4] Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diizinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan menjadi pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, bergantung pada format penyelenggaraan kejuaraan. Dari sebuah pertandingan resmi, 3 poin diberikan kepada tim pemenang, 0 poin untuk tim yang kalah dan masing-masing 1 poin untuk dua tim yang bermain imbang.[5] Meskipun demikian, pemenang sebuah pertandingan sepak bola dapat dibatalkan sewaktu-waktu atas skandal dan tindakan kriminal yang terbukti di kemudian hari. Sebuah laga sepak bola dapat dimenangkan secara otomatis oleh sebuah tim dengan 3-0 apabila tim lawan sengaja mengundurkan diri dari pertandingan (Walk Out).
Share: